Scalping Forex, Trading Kecepatan Tinggi

Maret 17, 2020

Scalping forex dilakukan berdasarkan analisis real-time. Pada dunia investasi, scalping adalah istilah yang digunakan saat menyisihkan sebagian kecil profit pada trading yang dilakukan dengan kurun waktu yang cenderung sempit. Tujuan utama dari scalping forex adalah untuk memperoleh sedikit profit dengan cara membeli atau menjual suatu pasangan mata uang dan menahan posisi tersebut untuk waktu yang sebentar. Para trader biasanya melakukan scalping forex pada sesi perdagangan dengan menggunakan bantuan grafik yang diperoleh dari analisis teknisnya. Grafik tersusun dari beberapa sinyal, sehingga dapat digunakan sebagai referensi para trader untuk melakukan membeli atau menjual suatu mata uang tertentu. Para scalper mencari profit kecil dari beberapa trading.

Cara Kerja Scalping Forex

Scalping forex berbeda dengan trading harian, di mana seorang trader akan membuka posisinya lalu menutupnya kembali pada sesi trading yang sama. Pada trading harian, trader tidak membuka posisinya pada sesi trading lain dan mempertahankan posisinya sepanjang malam. Trader harian mungkin akan mengambil posisi beli atau jual sebanyak sekali atau dua kali dalam satu hari. Sementara trader yang melakukan scalping forex akan mengambil posisi beberapa kali pada satu sesi perdagangan yang sama.

Biasanya seorang trader harian akan melakukan trading berdasarkan grafik 5 hingga 30 menit, sementara scalper melakukan trading berdasarkan grafik 1 menit. Beberapa scalper umumnya mencari mata uang dengan pergerakan harga yang cepat sesaat setelah diumumkannya data perekonomian suatu negara. Data seperti PDB atau statistik tingkat pekerjaan sangat berpengaruh bagi para scalper.

Scalper umumnya mencoba melakukan scalping di antara lima hingga sepuluh pips pada setiap trading. Hal ini akan dilakukannya secara berulang-ulang sepanjang hari. Pip ada singkatan dari “poin persentase”. Poin ini adalah perubahan pergerakan harga terkecil yang dapat dicetak oleh suatu pasangan mata uang. Nilai rata-rata satu pip adalah sekitar 10 dolar AS untuk satu lot standar. Jadi, untuk setiap lima pip yang diperoleh sebagai profit, trader akan mendapatkan 50 dolar AS. Scalper dikatakan berhasil jika terus mendapatkan profit yang berulang-ulang sepanjang hari.

Karakter Scalping

Tidak semua trader bisa melakukan scalping. Trader harus mampu menjaga emosinya karena proses scalping sangat berisiko. Scalping dilakukan oleh trader yang rela duduk berjam-jam di depan layar sepanjang sesi. Scalper perlu berkonsentrasi penuh sepanjang waktu. Bahkan scalper tak boleh memalingkan mata sedikitpun ketika sedang mencoba scalping pada pergerakan yang kecil, seperti lima pip. Selain mampu menjaga karakternya, scalper juga perlu cepat tanggap. Scalper harus bereaksi dengan cepat tanpa perlu melakukan analisis yang rumit. Para scalper seakan tak punya waktu untuk berpikir. Nekat adalah salah satu karakter penting para scalper. Hal ini khususnya dibutuhkan saat scalper akan mengubah posisinya sebanyak dua atau tiga pips.

Image result for scalping forex

Cara Melakukan Scalping

Para scalper harus memiliki akses dengan platform yang bisa membuatnya melakukan trading dengan cepat. Biasanya, platform-platform tersebut memiliki tombol beli dan tombol jual hingga scalper dapat dengan mudah dan cepat masuk dan keluar sesi trading.

Memilih Broker

Hal yang perlu diingat adalah bahwa pasar forex adalah pasar internasional yang tidak memiliki aturan yang ketat. Meskipun pemerintah dan industri sudah berusaha untuk membuat peraturan yang mengatur OTC forex (over-the-counter). Sebagai trader, Anda bebas mencari dan memilih broker yang sesuai. Hal yang perlu diperhatikan adalah besarnya margin yang ditentukan oleh broker. Selain itu, trader juga perlu memperhatikan peraturan yang diberikan jika terjadi likuiditas otomatis. Jadi trader perlu membaca dengan seksama setiap syarat dan ketentuan yang diberikan.

Platform Broker

Sebagai scalper, Anda perlu familiar dengan platform trading yang ditawarkan oleh broker. Broker yang berbeda akan menawarkan platform yang berbeda. Maka, scalper perlu mencoba akun percobaan sampai benar-benar paham mengenai seluk-beluk platform tersebut. Karena para scalper tidak boleh mengenal kata “error” sedikit pun, atau semuanya akan menjadi fatal.

Misalnya, scalper tak sengaja menekan tombol jual, padahal sebenarnya dia ingin menekan tombol beli. Beruntung jika pasar tiba-tiba bergerak arah ke selatan sehingga scalper tersebut justru mendapatkan keuntungan dari kesalahannya. Tapi, jika scalper kurang beruntung, dia akan mengalami kerugian yang besar. Maka, penting bagi scalper untuk melakukan scalping pada akun percobaan sebelum menaruh risiko pada uangnya.

Likuiditas

Scalper tentunya hanya ingin bertransaksi di pasar yang likuid. Pasar ini biasanya berupa pasangan mata uang mayor, seperti EUR/USD atau USD/JPY. Selain bergantung pada pasangan mata uang, beberapa sesi mungkin akan lebih likuid daripada sesi lainnya. Bahkan meski pasar forex selalu aktif selama 24 jam, volume perdagangan sepanjang hari tak selalu sama.

Biasanya, ketika pasar mata uang London buka pada sekitar jam 3 pagi waktu setempat, volume perdagangan akan terus meningkat karena London adalah salah satu pusat perdagangan mata uang utama di dunia. Kemudian pada jam 8 pagi, pasar mata uang New York buka dan menambah volume perdagangan. Maka, waktu saat kedua pasar ini sudah buka adalah waktu likuiditas yang terbaik. Selain London dan New York, Sydney dan Tokyo juga merupakan pasar yang sangat mempengaruhi volume perdagangan.

Image result for scalping forex

Garansi Trading

Scalper perlu yakin bahwa transaksi yang dilakukan akan dieksekusi pada level yang diinginkan. Maka sekali lagi, penting untuk mengetahui peraturan yang diberikan oleh broker. Karena sebagian broker mungkin akan membatasi garansi pada jumlah eksekusi trading ketika pasar tidak melakukan pergerakan yang cepat. Bahkan sebagian broker tidak memberikan garansi sama sekali.

Slippage adalah ketika para scalper menempatkan order pada level tertentu tapi kemudian mengeksekusinya beberapa pip meleset dari level tersebut. Scalper tak bisa menghindari slippage karena pergerakan harga pasti sangat cepat. Pada kondisi inilah, scalper membutuhkan garansi tersebut.

Memilih Grafik

Untuk melakukan trading secara berulang kali, scalper perlu mempunyai sebuah sistem yang dapat bergerak secara otomatis. Scalper tak akan punya waktu untuk melakukan analisis mendalam. Oleh karena itu, sistem terpercaya yang dapat digunakan berulang kali sangat penting bagi para scalper. Sistem tersebut di antaranya grafik jangka pendek seperti tick chart, atau grafik 1-2 menit, atau grafik 5 menit.

Image result for scalping forex

Waktu Yang Tepat Untuk Scalping

Scalping forex adalah trading yang dilakukan dengan kecepatan tinggi. Selain itu, scalping membutuhkan likuiditas tinggi untuk memastikan eksekusi trading yang cepat. Scalping forex sebaiknya dilakukan hanya ketika melakukan trading mata uang mayor. Tidak hanya itu, scalping juga dilakukan hanya ketika volume perdagangan sedang tinggi, seperti ketika pasar mata uang London dan New York sedang sama-sama buka. Hal yang unik dari trading ini adalah bahwa para scalper mungkin saja bertanding tidak hanya dengan scalper lain, tetapi juga dengan bank atau instansi besar lainnya. Maka, yang perlu scalper lakukan adalah berhati-hati dan menggunakan akun yang tepat.

Scalper tidak boleh melakukan scalping jika sedang tidak fokus. Malam hari bukan waktu yang tepat untuk scalping. Scalping bisa saja menjadi hal yang menyenangkan dan menantang, tapi juga bisa jadi hal yang melelahkan. Tak perlu balas dendam jika tak sengaja mengalami kerugian.

Tips lainnya untuk para scalper adalah selalu simpan log trading Anda. Scalper harus menyimpan data histori trading dan kemudian mencetaknya lalu memasukannya ke dalam jurnal. Maka scalper akan belajar dari kesalahan masa lalunya.

Tidak ada Komentar

Komentar ditutup.