Analisis Forex Fundamental dan Teknis

Maret 15, 2020

Analisis forex dilakukan untuk menganalisis perubahan harga pada suatu pasangan mata uang yang kemudian digunakan untuk memprediksi harga pasangan mata uang tersebut pada masa yang akan datang. Trader melakukan transaksi jual beli mata uang tentunya dengan tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Sementara pada pasar mata uang, yang merupakan pasar terbesar dan tersibuk di dunia, terdapat transaksi lebih dari 5 triliun dolar AS setiap harinya.

Bank, perusahaan swasta terkait, investor, reksa dana, dan para trader pasti menggunakan analisis forex masing-masing untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan transaksi jual beli mata uang. Beberapa orang atau instansi menggunakan analisis forex manual. Ada juga yang menggunakan bantuan perangkat lunak komputer untuk menganalisis data histori suatu pergerakan mata uang. Sebagian trader bahkan menggunakan kombinasi dari analisis manual dan analisis berbasis komputer.

Pasar mata uang selalu buka selama 24 jam dalam satu hari dan 5 hari dalam satu minggu. Pasar mata uang ini adalah tempat dilakukannya transaksi seluruh mata uang di dunia melalui beberapa pasar mata uang global seperti London. New York, Tokyo, dan Australia. Selalu ada pasar mata uang global yang buka setiap saatnya. Hal ini menandakan bahwa akan selalu ada pembeli dan penjual mata uang setiap saat.

Begitu banyak macam-macam mata uang dan mata uang tersebut selalu diperdagangkan secara sepasang. Satu pasang mata uang adalah suatu mata uang yang diperdagangkan dengan mata uang lainnya. Ketika satu mata uang dibeli, maka akan terdapat satu mata uang lain yang dijual. Misalnya, Anda mau pergi berlibur ke Eropa. Anda tentunya membutuhkan mata uang euro untuk berbelanja di sana sehingga Anda perlu menukarkan mata uang rupiah Anda dengan mata uang euro. Pada kasus ini, pasangan mata uang yang dimaksud adalah euro dan rupiah (EUR/IDR). Jadi pada kasus ini, mata uang euro dibeli dan mata uang rupiah dijual.

Tentang Analisis Forex

Para trader menggunakan analisis forex untuk memprediksikan keuntungan yang mungkin dimiliki pasangan mata uang, dilihat dari pergerakannya di pasar mata uang sepanjang waktu. Analisis forex juga digunakan untuk menentukan pasangan mata uang mana yang sekiranya akan menjadi lebih kuat. Maka trader akan membeli pasangan mata uang yang lebih kuat dan menjual pasangan mata uang yang lebih lemah.

Misalnya, euro (EUR) diperkirakan akan meningkat terhadap pound Inggris (GBP). Maka, trader akan membeli pasangan mata uang EUR/GBP. Jika euro justru melemah terhadap pound Inggris, maka trader akan menjual pasangan mata uang tersebut. Mata uang yang pertama kali tertera dalam suatu pasangan mata uang adalah mata uang yang dipantau. Jika mata uang pertama relatif naik terhadap mata uang kedua, maka tingkat pertukaran mata uang tersebut meningkat. Sebaliknya, jika mata uang pertama relatif turun terhadap mata uang kedua, maka tingkat pertukaran mata uang dikatakan menurun.

Tentang Pasar Mata Uang

Analisis Forex

Di seluruh dunia, terdapat lebih dari 150 mata uang global, meskipun hanya beberapa di antaranya yang sering diperdagangkan. Beberapa mata uang global yang paling menjadi favorit para trader adalah euro (EUR), pound Inggris (GBP), yen Jepang (JPY), franc Swiss (CHF), dolar Australia (AUD), dolar Selandia Baru (NZD), dan dolar Kanada (CAD). Pasangan mata uang yang terlibat dengan mata uang ini cenderung memiliki volume perdagangan harian yang besar. Pasangan mata uang euro dan dolar AS (EUR/USD) adalah pasangan mata uang yang paling seriing diperdagangkan di dunia. Oleh karena itu, pasangan mata uang ini cenderung memiliiki rentang harga yang sempit antara harga taruhan dan harga penawaran.

Sebaliknya, pasangan mata uang yang tidak berkaitan dengan mata uang di atas cenderung memiliki volume perdagangan harian yang kecil. Tingkat perekonomian suatu negara sangat mempengaruhi permintaan mata uang negara tersebut. Alhasil, jika tingkat perekonomian suatu negara itu rendah, permintaan global terhadap mata uang negara tersebut pun rendah. Hal ini juga akan menurunkan volume perdagangan mata uang tersebut. Akibatnya, semakin sedikit pembeli dan penjual, maka semakin kecil pula volume perdagangan. Pada akhirnya, potensi pergerakan harga mata uang tersebut pun semakin tidak terkendali.

Secara keseluruhan, semua pasangan mata uang memiliki pergerakan yang cepat dan besar-besaran. Pasar mata uang sangat dipengaruhi oleh berita-berita seputar ekonomi seperti laporan produk domestik bruto (PDB), data pekerja, tingkat suku bunga, inflasi mata uang, dan keputusan bank sentral masing-masing negara. Oleh karena itu, beberapa trader bahkan menganalisis keadaan ekonomi suatu negara. Mereka ingin memprediksi bagaimana sekiranya respon pasar yang akan diberikan pada perubahan data ekonomi tersebut. Ada juga beberapa trader yang hanya menganalisis pergerakan harga mata uang yang sebenarnya.

Jenis-Jenis Analisis Forex

Analisis forex sangat bergantung pada individu atau instansi yang melakukan trading tersebut. Mereka dapat melakukan analisis secara teknis atau secara fundamental. Analisis fundamental lebih berfokus pada situasi ekonomi dari suatu negara yang berkaitan dengan mata uang tersebut. Negara tersebut bisa hanya satu negara atau termasuk negara-negara yang berada dalam zona yang sama. Analisis fundamental juga memperhitungkan kemungkinan hal-hal tersebut dapat berdampak pada nilai mata uang lainnya. Sementara, analisis teknis lebih berfokus pada pergerakan harga mata uang tersebut. Analis kemudian akan menemukan pola dari pergerakan mata uang itu lalu memprediksikan pergerakan selanjutnya.

Analisis sentimen dan statistik juga merupakan bentuk analisis yang termasuk ke dalam analisis fundamental dan analisis teknis. Analisis sentimen berfokus pada posisi trader saat itu, atau pada apa yang menjadi ekspektasi para trader. Analis akan menentukan apakah tren harga suatu pasangan mata uang itu akan menguntungkan atau justru malah merugikan. Sementara analisis statistik berfokus pada menemukan pola dan tendensi dengan menggunakan data teknis atau data fundamental.

Analisis Teknis

Analisis teknis bergantung pada pergerakan harga mata uang sebelumnya untuk memprediksi harga mata uang di masa yang akan datang. Para trader akan berfokus pada grafik pergerakan harga dan beberapa parameter analisis. Parameter ini dipantau untuk mengevaluasi kekuatan atau kelemahan suatu pasangan mata uang. Pada analisis ini, trader akan memantau harga dari satu mata uang tertentu dalam kurun waktu tertentu. Pada kebanyakan kasus, trader mungkin akan mendapatkan pola yang berulang. Pola ini dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan harga di pasar. Sementara itu, ada juga analisis teknis otomatis yang dibantu oleh komputer. Piranti lunak komputer mampu menganalisis data histori pergerakan harga suatu mata uang.

Analisis Fundamental

Analisis fundamental bergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ekonomi suatu negara. Pada analisis ini, para trader mempertimbangkan tingkat inflasi, tingkat suku bunga, PDB, dan indikator ekonomi lainnya dari suatu negara. Tingkat suku bunga yang tinggi akan menarik lebih banyak investor. Investor yang lebih banyak akan meningkatkan nilai mata uang negara tersebut. Akan tetapi, tingkat suku bunga yang terlalu tinggi akan mempengaruhi tingkat inflasi. Tingkat inflasi yang tinggi akan memperburuk nilai mata uang tersebut.

Contoh Analisis Forex Terkini

Pasangan mata uang rupiah dan dolar AS (USD/IDR) meningkat sebesar 0.85% menjadi 14,320 selama sesi Eropa pada hari Kamis lalu. Pasangan ini tampak positif di atas level SMA 100-minggunya. Akan tetapi, pasangan mata uang ini mengalami tren penurunan dari Oktober 2018 hingga Januari 2020. Pada bulan Mei 2019 lalu, rupiah sempat menguat mencapai 14,525. Perlu diperhatikan bahwa mata uang ini pernah jatuh di bawah 14,000 dan menguji level terendahnya pada Februari 2019 lalu di angka 13,900. Dari grafik harga mingguan di bawah ini, dapat disimpulkan bahwa tren pasangan mata uang ini bullish.

 

Tidak ada Komentar

Komentar ditutup.