6 Indikator Trading Forex dengan Profit Tinggi

Maret 26, 2020

Forex atau forex exchange merupakan salah satu investasi menguntungkan yang bisa mendatangkan uang cukup besar. Bagi anda para pelaku indikator trading nya tetapi sayangnya banyak orang yang mengatakan bahwa resiko investasi trading ini sangatlah tinggi.

Sehingga bisa saja membuat banyak orang kehilangan uang dalam jumlah besar berbicara mengenai forex ada beberapa indikator yang harus anda pelajari. Agar sistem jual beli di pasar menjadi lebih mudah dilakukan.

Langsung saja kita bahas secara lengkap mengenai indikator trading forex, yang bisa diaplikasikan baik oleh para pemula ataupun bagi anda yang sudah profesional.

Stochastic

Hasil gambar untuk stochastic

Indikator pertama yang seringkali digunakan disebut sebagai stochastic. indikator trading ini masuk kedalam remi yang dapat membantu trader dalam membaca market, apakah terjadi kelebihan pembelian atau kelebihan penjualan.

Selain itu indikator yang satu ini juga dianggap indikator dengan takaran yang cukup bagus. Karena dapat membantu para trader mendapatkan profit yang sangat tinggi. Karena oscillator dapat membantu membaca kelebihan jual atau beli. Trader juga bisa melihat apakah garis dari pasar melebihi sinyal beli ataupun searah dengan tren.

Kondisi sebaliknya juga bisa dilakukan jika trader ingin mencari sinyal jual memakai indikator stochastic ini. Hal yang paling penting dan juga unik ketika anda menggunakan indikator stochastic, anda bisa melihat sinyal masuk dan juga presentase dari garis yang sangat jelas. Namun bagi para pemula biasanya cukup sulit memahami tanda yang ada pada indikator stochastic ini.

RSI

Hasil gambar untuk RSI

Selanjutnya indikator yang bisa digunakan disebut sebagai indikator trading RSI atau kepanjangan dari relative strength index. Indicator trading forex yang satu ini seringkali digunakan oleh para professional, karena dianggap sangat membantu menimbulkan tanda.

Ketika pasar cocok untuk beli ataupun jual dengan adanya ereksi anda bisa mengetahui apakah suatu harga, memiliki kondisi kelebihan beli atau kelebihan jual. Prinsipnya penggunaan RSI ini sangatlah simple. Apabila arsip memiliki nilai sangat tinggi atau diatas angka 70 maka artinya pasar sedang memiliki kondisi jenuh beli, sehingga ada potensi turun.

Jika garis bantu untuk mengambil penurunan selain itu apabila ada titik di bawah 30, artinya pasar sudah oversold atau jenuh jual. Sehingga ada potensi naik saatnya untuk membeli dan memanfaatkannya di pasar tersebut. Bagi anda yang ingin mencoba membaca indikator trading forex akurat, menggunakan RSI. Anda lebih mudah mempelajarinya dibandingkan indikator stochastic.

Selama periode trend pasar hal ini akan menjadi lebih jelas. Mengingat sifat osilator dari indikator perdagangan valas RSI telah dibuat dengan nilai mulai dari nol, hingga 100. Selain itu nilai nol dianggap sebagai titik should yang jenuh dan indikasi pembalikan ke atas yang akan segera terjadi. Apabila trend naik telah terungkap anda juga bisa menemukan resi berbalik dan pastikan tanda-tanda ini telah anda pahami.

Indikator Trading MA

Hasil gambar untuk MA forex

Indikator lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan profit dalam indikator trading forex tentu saja moving average atau biasa disebut sebagai MA. Indikator ini cukup populer, hampir serupa dengan RSI, indikator MA akan membantu anda melakukan trading yang lebih potensial untuk trader.

Ketika mencari peluang tertinggi dan mendapatkan profit ketika market sedang dalam kondisi naik, trader bisa memanfaatkan ma atau bahkan menggunakan MA untuk konfirmasi trend dan juga mencari waktu yang tepat.

Terdapat memiliki periode 200 apabila ingin memahami perilaku masyarakat dengan lebih dalam lagi. Selain itu bagi anda yang ingin mengidentifikasikan peluang indikator trading dengan MA. Anda juga memungkinkan untuk melihat momentum harga terbaik. Sesuai dengan pergerakan hal inilah yang membuat para trader sangat tenang menggunakan MA.

MACD

Hasil gambar untuk MACD forex

Indikator lain yang sering digunakan adalah metode atau MOVING AVERAGE CONVERGENCE DIVERGENCE (MACD). Bagi anda yang tertarik untuk menggunakan indikator trading forex yang satu ini maka cocok sekali karena indikator ini, membantu menunjukkan tren yang sedang terjadi. Bahkan bisa memberikan sinyal beli ataupun jual dengan maksimal.

Apabila anda melihat dua garis yang akan nantinya ditemui, maka akan ada dua sinyal yang digunakan jika positif diatas 0. Maka terjadi kondisi bullish dan disarankan untuk membeli forex. Selain itu apabila kondisi MACD negatif atau dibawah nol berarti pasar bersifat bearish yang disarankan untuk menjual.

MACD yang anda miliki untuk indikator MACD ini biasanya digunakan untuk indikator tambahan atau indikator pembantu. Sehingga menjadi lebih mudah untuk dipahami atau mengambil keputusan selanjutnya ketika trader mampu mengidentifikasi perilaku market.

Apakah sedang terjadi trend atau tidak maka hal tersebut bisa membantu para trader untuk mendapatkan sinyal. Trading hal yang paling penting adalah trader harus bisa mengidentifikasi persilangan antara atas dan bawah pada kedua garis yang ada pada indikator trading MACD. Jangan sampai indikator trading forex terbaik ini justru memusingkan anda, ketika memutuskan mendapatkan profit di sebuah pasar.

Indikator Trading Price Action

Hasil gambar untuk price action forex

Price action merupakan indikator trading selanjutnya, yang bisa digunakan bagi anda yang menggunakan mata uang populer seperti euro dan juga dollar. Anda bisa mengetahui time frame yang lebih panjang pada penggunaan indikator trading price action.

Trading harus bisa membaca apapun yang terjadi pada harga, sebelum menggunakan indikator yang sebenarnya anda harus tahu bahwa dengan adanya indikator ini. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan mulai dari trader menjual mata uang.

Karena trend mendukung dan adanya trading yang kemungkinan besar mendapatkan profit atau keuntungan. Coba amati beberapa mata uang asing populer yang berdurasi diatas 1 jam. Coba dengan melihat chat yang ada apakah terjadi penurunan nilai mata uang atau tidak. Price action ini melihat adanya kondisi perbandingan tersebut.

Bollinger Bands

Hasil gambar untuk bollinger bands

Terakhir indikator yang bisa digunakan bagi anda para pengguna indikator trading ataupun trader yaitu indikator bollinger bands. Indikator ini merupakan saluran volatilitas yang telah dikembangkan oleh analis keuangan bernama John Bollinger selama 3 dekade yang lalu.

Namun hingga sekarang ini banyak sekali trader yang masih menggunakan karena dianggap berguna. Bollinger band sendiri memanfaatkan dua jenis faktor perdagangan, diantaranya jumlah hari untuk menentukan rata-rata bergerak dan jumlah standar deviasi pedagang yang menginginkan bands, diposisikan jauh dari rata-rata bergerak.

Hal kedua yaitu nilai yang paling banyak digunakan adalah standar deviasi 2 ataupun 2,5. Dalam statistik standar deviasi ini memiliki perkiraan jarak antara nilai-nilai satu set data di bidang keuangan. Sedangkan standar deviasi berfungsi sebagai metode yang memperkirakan volatilitas.

Bollinger band ini umumnya menyesuaikan dengan volatilitas yang ada di pasar. sehingga strategi ini sangat cocok bagi anda yang sedang mengikuti tren jangka panjang yang umumnya dimanfaatkan oleh indikator trading bollinger band.

Anda dapat menggunakan 2 standar deviasi dengan rata-rata bergerak 350 hari selain itu apabila anda posisi keluar. Seharusnya ketika pergerakan hari sebelumnya akan kembali melalui rata-rata yang bergerak pastikan anda memahami hal tersebut. Karena bisa jadi jika tidak paham anda akan sulit untuk mengerti dan mengetahui tanda-tandanya.

 

Tidak ada Komentar

Komentar ditutup.